Available courses

Dinamika Persatuan dan Kesatuan dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia
FARHAN FAHRUL ROZI

Dinamika Persatuan dan Kesatuan dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

Akhirnya, Anda telah sampai pada materi pembelajaran bab terakhir di
kelas XII. Tentunya, pengalaman belajar Anda sudah makin lengkap setelah
mempelajari tiga bab sebelumnya. Semua itu harus Anda jadikan modal untuk
mempelajari materi pembelajaran pada bab terakhir ini. Perlu Anda ingat,
bab ini merupakan akhir dari semua rangkaian proses pembelajaran PPKn
yang Anda ikuti di jenjang SMA/SMK/MA/MAK. Artinya, tidak ada lagi
lanjutannya, karena Anda sebentar lagi akan dinyatakan lulus dari sekolah
masing-masing. Supaya Anda mendapat kemudahan dalam memahami materi
pembelajaran pada bab ini, alangkah baiknya Anda berdoa terlebih dahulu
kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta jangan lupa senantiasa bersyukur atas
setiap anugerah yang diterima.
Pada bab ini Anda akan diajak untuk menelusuri dinamika persatuan
dan kesatuan di Indonesia. Setelah mempelajari bab ini, diharapkan Anda
mampu mengevaluasi dinamika persatuan bangsa sebagai upaya menjaga dan
mempertahankan NKRI.
Nah, sebelum Anda mempelajari materi pada bab ini, cermatilah terlebih
dahulu gambar di bawah in

 Pengaruh Kemajuan Iptek  terhadap Negara Kesatuan  Republik Indonesia
NABIL AGUS JAMAL

Pengaruh Kemajuan Iptek terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

materi ini di susun untuk memenuhi tugas mata kuliah TIK

Kasus-Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran  Kewajiban Warga Negara
ANNAS FAJRI BIL HUSNA HUNAENDA

Kasus-Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

Pada bab ini, Anda akan diajak untuk menganalisis kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara, diharapkan Anda menjadi warga negara yang selalu menyeimbangkan hak dan kewajiban. Dengan kata lain, Anda menjadi warga negara yang selalu mendahulukan kewajiban daripada hak. Anda baru menuntut hak, setelah kewajiban dilakukan.

Mewaspadai Ancaman terhadap Kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia
JIHAN SANA DESTIA

Mewaspadai Ancaman terhadap Kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Mewaspadai ancaman terhadap kedudukan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah salah satu cara menegakkan integritas bangsa tujuan mata kuliah ini yaitu Bagaimana kita dapat mempertahankan Keberagaman bangsa serta paham untuk mempertahankan integritasnya. selain itu juga pada mata kuliah ini mahasiswa paham akan peranan untuk mempertahankan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. dan memiliki kesadaran untuk mempertahankan keamanan dan kesatuan negara republik indonesia

Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia
NISA DWI LESTARI

Dinamika Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Selamat ya, kalian sekarang sudah memasuki semester dua di kelas XI.
Semester ini sangat menentukan langkah kalian untuk dapat naik ke kelas XII.
Nah, di semester dua ini materi pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) akan semakin memberikan tantangan
kepada kalian untuk senantiasa belajar dengan penuh kesungguhan.
Pada awal semester dua ini, kalian akan diajak untuk menyusuri dinamika
peran Indonesia dalam perdamaian dunia. Pada akhir pembelajaran bab ini, kalian
diharapkan dapat menganalisis dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia
sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Salah satu tujuan nasional Indonesia sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4
Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 adalah
ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian
abadi, dan keadilan sosial. Salah satu konsekuensi dari tujuan tersebut adalah
bangsa Indonesia harus senantiasa berperan serta dalam menciptakan perdamaian
dunia. Hal tersebut dikarenakan bangsa Indonesia merupakan bagian dari seluruh
umat manusia di dunia sehingga sudah seharusnya bangsa Indonesia berada pada
barisan terdepan dalam upaya menciptakan perdamaian dunia.

Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia
MUHAMAD KHAERUL HABIBI

Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia

Pengadilan Negeri merupakan salah satu wujud dari kekuasaan kehakiman
yang berlaku di Indonesia. Kekuasaan kehakiman merupakan elemen penting
dalam konsep negara hukum yang diberlakukan di Indonesia.
Konsekuensi dari ditetapkannya negara kita sebagai negara hukum adalah
bahwa segala kehidupan kenegaraan selalu berdasarkan kepada hukum. Untuk menjaga dan mengawasi bahwa hukum itu berlaku dengan efektif tanpa adanya pelanggaran-pelanggaran serta menegakkan keadilan, maka di negara kita dibentuklah lembaga peradilan. Lembaga peradilan merupakan sarana bagi semua pencari keadilan untuk mendapatkan perlakuan yang semestinya di depan hukum, karena hukum itu sendiri merupakan aturan, tata tertib dan kaidah hidup dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sebagai warganegara.

Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila
SALSABILA KHAIRUNNISA

Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila

Pada Bab ini,Anda akan lebih memahami apa yang dimaksud dengan Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila yang merupakan sebuah paham demokrasi yang dilandasi oleh prinsip-prinsip yang terdapat dalam Pancasila. Demokrasi ini merupakan paham yang telah diyakini oleh masyarakat Indonesia dari masa lalu. Sedangkan konsep pemahaman demokrasi ini jelas berasal dari asas-asas yang terkandung dalam Pancasila.Pancasila memang merupakan gambaran jelas yang mewakili ciri bangsa Indonesia dari zaman dulu hingga saat ini. Secara garis besar Pancasila merupakan hasil dari pemikiran dan perumusan yang diterapkan pada seluruh aspek kehidupan masyarakat dan telah diberlakukan sejak zaman dulu. Demokrasi telah dijadikan sebagai sistem politik yang dianut oleh sebagian besar negara di dunia. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya berbeda-beda bergantung dari sudut pandang masing-masing. Keanekaragaman sudut pandang inilah yang membuat demokrasi dapat dikenal dari berbagai macam bentuk. Berikut ini dipaparkan beberapa macam bentuk demokrasi berdasarkan titik berat perhatiannya,berdasarkan ideologi dan berdasarkan oleh proses penyaluran kehendak rakyat. Indonesia merupakan negara yang berdasarkan pada hukum yang dimana Semua tindakan warga negaranya harus berlandaskan hukum. Persamaan kedudukan dalam hukum bagi masyarakat negara ini harus jelas dan tercermin di dalamnya. Tujuan dari Demokrasi Pancasila ini Memudahkan pemerintah mengetahui proses pengambilan keputusan dalam menyelesaikan sebuah masalah dengan menggunakan asas-asas demokrasi Pancasila,Menjadi jaminan pemerintah negara ini memang benar bertanggung jawab penuh kepada tugasnya juga kepada rakyat.

Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah
MUHAMAD TEGAR FADHILAH

Hubungan Struktural dan Fungsional Pemerintah Pusat dan Daerah

Pancasila merupakan dasar resmi Negara kebangsaan Indonesia sejak 18 Agustus 1945. Hal ini
terjadi karena pada waktu itulah Pancasila disahkan oleh PPKI, lembaga atau badan konstituante
yang memiliki kewenangan dalam merumuskan dan mengesahkan dasar negara Indonesia
merdeka. Pada awal era reformasi 1998 muncul anggapan bahwa Pancasila sudah tidak berlaku
lagi karena sebagai produk rezim Orde Baru. Anggapan ini muncul karena pada zaman Orde
Baru sosialisasi Pancasila dilakukan melalui penataran P-4 yang sarat dengan nuansa doktrin
yang memihak kepada rezim yang berkuasa pada waktu itu.

Kewenangan Lembaga-Lembaga Negara Menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945
NURUL AMALIYAH

Kewenangan Lembaga-Lembaga Negara Menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Sejarah bangsa Indonesia, diwarnai oleh pergerakan politik yang bertujuan
untuk membangun sistem politik milik bangsa Indonesia sendiri. Kemudian
sejarah mencatat, sistem politik Indonesia sejak tahun 1945 sampai dengan tahun
1998 belum menunjukkan sistem politik yang mapan. Jatuh bangun kabinet di
orde lama, pembelokan demokrasi Pancasila menjadi demokrasi terpimpin dan
monotafsir terhadap Pancasila oleh orde baru memperlihatkan sistem politik
Indonesia terus mencari bentuknya. Pembangunan sistem politik Indonesia
menjadi sebuah sistem politik yang mapan menuntut peran aktif seluruh rakyat
Indonesia. Upaya apapun yang dilakukan pemerintah untuk membangun sistem
politik Indonesia akan menjadi sia-sia apabila tidak didukung oleh rakyat Indonesia.

Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerangka Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara
ERVINA MAHARANI

Nilai-Nilai Pancasila dalam Kerangka Praktik Penyelenggaraan Pemerintahan Negara

Nilai-nilai Pancasila dalam kerangka praktik penyelenggaran pemerintah adalah suatu keharusan yang dilaksanakan merunut pada dasar negara yang Indonesia gunakan, yakni Pancasila. Pemerintah bertugas menyelenggarakan pemerintahan negara, yang artinya mengelola kekuasaan negara untuk mencapai cita-cita dan tujuan negara.

BAB VI Bela Negara dalam Konteks Negara  Kesatuan Republik Indonesia
FADLI DESRI YADI

BAB VI Bela Negara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia

Bela negara adalah sikap dan tindakan warga negara yang dilandasi rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara, kerelaan berkorban guna menghadapi setiap ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan ( ATHG) baik yang datang dari dalam maupun dari luar yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan Negara, keutuhan wilayah, yuridiksi nasional dan nilai –nilai luhur Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya
pembelaan negara, demikian antara lain amanah UUD 1945. Artinya setiap
warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk melakukan bela negara tidak pandang laki-laki / perempuan, pekerjaan maupun profesinya, tua maupun muda, ulama maupun umaro,pejabat maupun penjahat, politisi
maupun polisi, sipil maupun militer. Dengan demikian bela negara bukan
monopoli salah satu kelompok profesi, pekerjaan, golongan, ras, etnik.

HARMONI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA
MUHAMMAD FAISAL RABBANI

HARMONI DALAM KEBERAGAMAN MASYARAKAT INDONESIA

Harmoni merupakan suatu perpaduan dalam membentuk keselarasan. Dalam harmoni keberagaman budaya dan perbedaan di Indonesia artinya mencari suatu keselarasan atau kesamaan disamping dari perbedaan yang terjadi.

Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945
TRISKA NUR SAKINAH

Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945

Mata Pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan peserta didik mengenai pembukaan undang-undang dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945.
Ruang lingkup dalam materi PPKn meliputi : Makna Alinea Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara  Republik Indonesia Tahun 1945 ,  Pokok Pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 , dan Sikap Positif terhadap Pokok Pikiran dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

DINAMIKA PERWUJUDAN PANCASILA SEBAGAI DASAR DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA
AHMAD IHSAN SUBAGJA

DINAMIKA PERWUJUDAN PANCASILA SEBAGAI DASAR DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA

Pada awal pembelajaran PPKn di kelas IX, kalian akan diajak untuk
mempelajari materi tentang dinamika perwujudan Pancasila sebagai dasar
negara dan pandangan hidup bangsa. Setelah mempelajari materi di bab
ini, diharapkan kalian mempunyai keyakinan yang tinggi akan keberadaan
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Keyakinan tersebut ditandai dengan dimilikinya pengetahuan dan keterampilan
kalian dalam: 1) mendeskripsikan perkembangan pengamalan Pancasila
sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa; 2) mendeskripsikan
dinamika nilai-nilai Pancasila sesuai dengan perkembangan zaman; dan 3)
mengidentikasi perwujudan nilai-nilai Pancasila sesuai dengan perkembangan
zaman dalam berbagai kehidupan.
Nah, untuk memahami materi pembelajaran pada bab ini, kalian harus
senantiasa menjaga semangat belajar kalian. Oleh karena itu, sebelum
mempelajari materi ini nyanyikanlah lagu wajib nasional berikut ini secara
bersama-sama.

Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika
PUTRI RIZKI ANUGRAH ILLAHI

Sumpah Pemuda dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Komitmen untuk bangsa dan tanah air Indonesia diikrarkan para pemuda dalam Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Sumpah Pemuda menjadi sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia karena telah menjadi penegas arah perjuangan bangsa Indonesia. pemuda dapat menjadi harapan dan tulang punggung sebuah negara. Ir. Soekarno menyatakan ”Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Semangat Kebangkitan Nasional Tahun 1908
DINI NAILA UTAMI

Semangat Kebangkitan Nasional Tahun 1908

Pada Bab ini,anda akan memahami apa yang dimaksud dengan "Semangkat Kebangkitan Nasional Pada Tahun 1908", yang dimana Semangat Kebangkitan Nasional bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam meraih kemerdekaan nya sangatlah penting sebab generasi muda yang akan datang, akan menjadi penerus bangsa berdirinya negara Indonesia yang kuat dan kokoh. Salah satu seorang pahlawan yang sangat berjasa dalam semangat kebangkitan nasional yaitu dr. Soetomo yang biasa disebut dengan Budi Utomo. Budi Utomo merupakan seseorang yang mendirikan organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional tetapi modern. Program dari Budi Utomo yaitu mengusahakan perbaikan pendidikan dan pengajaran yang bersifat sosial. Dengan tujuan untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia yang harmonis, terutama dalam memajukan pengajaran, pendidikan, pertanian, peternakan, dagang, teknik industri serta kebudayaan. Adapu 2 cara dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan sebagai bangsa wujud dari Nilai Kebangkitan Nasional yaitu:
1. Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan, yang dimana arti dari persatuan dan kesatuan adalah berbagai macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi. Hal tersebut tertuang pada Pancasila sila ke-3 dan Pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-2.
AdapunKemunduran jiwa dan semangat kebangsaan pada diri pemuda menurut laporan dari Kemenpora RI, ada 10 (sepuluh) masalah pada generasi muda/pemuda:
a. masih maraknya tingkat kekerasan di kalangan pemuda,
b. adanya kecenderungan sikap ketidakjujuran yang makin membudaya,
c. berkembangnya rasa tidak hormat kepada orang tua, guru, dan pemimpin,
d. sikap rasa curiga dan kebencian satu sama lain,
e. penggunaan bahasa Indonesia makin memburuk,
f. berkembangnya perilaku menyimpang di kalangan pemuda (narkoba, pornografi,
pornoaksi, dan lain-lain),
g. kecenderungan mengadopsi nilai-nilai budaya asing,
h. melemahnya idealisme, patriotisme, serta mengendapnya semangat kebangsaan,
i. meningkatnya sikap pragmatisme dan hedonisme,
j. makin kabur pedoman yang berlaku dan sikap acuh tak acuh terhadap pedoman
ajaran agama.
Salah satu contoh sikap positif yang berkaitan dengan nilai-nilai kebangsaan yaitu Menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara yang proporsional, tidak memaksakan kehendak, saling toleransi, tolong-menolong, rukun, damai, menghormati, perbedaan agama dan kepercayaan, persahabatan, serta membela dan melindungi yang lemah
2. Kebanggaan sebagai Bangsa Indonesia
Bangga sebagai bangsa dan bertanah air Indonesia terwujud dalam bentuk merasa besar hati atau merasa bahagia atau merasa gagah menjadi bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia mempunyai berbagai keunggulan. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh negara Indonesia yaitu Letak wilayahnya yang amat strategis, yaitu di antara dua benua (Asia dan Australia) dan di antara dua samudera (Hindia dan Pasifik) menyebabkan Indonesia berada pada posisi silang dunia sehingga Indonesia menjadi wilayah yang amat ramai dan mudah
disinggahi oleh bangsa-bangsa lain. Selain dengan letak geografis yang strategis Indonesia juga memiliki keunggulan dalam prestasi salah satu nya yaitu Di ajang Olimpiade Fisika Internasional/International Physics Olympiad (Ipho 2010) yang diadakan di Zagreb, Kroatia. Lima siswa SMA Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berhasil meraih empat medali emas dan satu perak. Medali emas diraih Sohibul Maromi, Christian George Emor, Kevin Soedyatmiko, dan David Giovanni. Sementara perak diraih Ahmad Ataka Awwalur Rizqi.

Memaknai Peraturan Perundang-undangan
ANNISA NUR FITRIA SHAUMI

Memaknai Peraturan Perundang-undangan

Hukum senantiasa ada dalam kehidupan masyarakat. Hukum itu mengikat seluruh anggota masyarakat. Adakah suatu masyarakat tanpa hukum? Tidak ada, sekalipun masyarakat tersebut hidup dalam suasana yang amat sederhana, terpencil, dan tidak terpengaruh oleh teknologi. Demikian juga dalam masyarakat perkotaan, nilai-nilai hukum mengikat dan harus dipatuhi oleh warganya.

Dalam hidup bernegara, hukum menjadi alat untuk menciptakan ketertiban dan keadilan. Suatu masyarakat/negara pastilah hidupnya akan kacau apabila hukum tidak dilaksanakan oleh masyarakat tersebut. Dalam bab ini, kalian akan mempelajari dan menumbuhkan ketaatan terhadap hukum sesuai peraturan perundangundangan.

Menumbuhkan Kesadaran terhadap Undang-undang Dasar 1945
MUHAMAD HAMMAN SATYAGRAHA

Menumbuhkan Kesadaran terhadap Undang-undang Dasar 1945

akan membahas tentang UUD 1945 dan bagaimana cara menumbuhkan kesadaran kita

Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan
DEINAIRA SEVERINI

Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan

A. Kerjasama dalam Berbagai Bidang Kehidupan
Sejarah mencatat bahwa perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan merupakan hasil kerja sama rakyat yang berjuang mengusir penjajah dari bumi nusantara. Bangsa Indonesia meyakini bahwa kemerdekaan yang diraih merupakan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan hasil kerja sama rakyat tanpa dibatasi oleh perbedaan suku bangsa, adat istiadat, agama dan bahasa daerah. Kerja sama dalam mengusir penjajah dalam meraih kemerdekaan bangsa merupakan bukti kemampuan bangsa Indonesia mengatasi perbedaan-perbedaan yang ada.
Terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, diawali dengan kesadaran nasional akan persatuan dan kesatuan bangsa. Persatuan adalah perserikatan, ikatan atau gabungan beberapa bagian yang sudah bersatu. Persatuan dan kesatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh dan tidak terpecah belah. Persatuan mengandung makna terikatnya beberapa bagian menjadi satu kesatuan, sedangkan kesatuan berarti keadaan yang merupakan satu keutuhan. Diskusikanlah dengan kelompok kalian, bentuk-bentuk kerjasama di lingkungan kalian, sajikan hasil diskusi di depan kelas untuk mendapat tanggapan dari kelompok lain.
Persatuan dan kesatuan terwujud karena adanya kerja sama sesama masyarakat Indonesia untuk mengusir penjajah. Kesadaran akan satu kesatuan kebangsaan Indonesia berawal dari persamaan senasib dan sepenanggungan sebagai bangsa yang terjajah. Seluruh rakyat Indonesia sama-sama menderita selama penjajahan oleh bangsa lain. Penderitaan ini mendorong rakyat di berbagai daerah untuk kerja sama melakukan perlawanan terhadap bangsa penjajah.
Persatuan dan kesatuan merupakan senjata yang paling ampuh bagi bangsa Indonesia baik dalam rangka merebut maupun mempertahankan kemerdekaan. Persatuan mengandung arti ”bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh dan serasi.” Persatuan Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah negara Indonesia.
Oleh karena itu, semangat kerja sama para pejuang bangsa merebut dan mempertahankan kemerdekaan harus mendorong setiap warga negara untuk mengisi kemerdekaan dengan melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan untuk melaksanakan pembangunan nasional. Pembangunan nasional adalah usaha secara sadar untuk mewujudkan suatu masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
Tujuan nasional bangsa Indonesia yang hendak dicapai melalui upaya pembangunan nasional, tercantum dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 alinea keempat, yaitu sebagai berikut.
a. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
b. Memajukan kesejahteraan umum.
c. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
d. Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemer- dekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Lakukan wawancara pada teman-teman kalian, tanyakan tentang tujuan nasional yang telah dicapai oleh pemerintah Indonesia sampai saat ini. Buatlah laporan hasil wawancara kalian dan kumpulkan pada guru.
Tercapainya tujuan nasional bangsa Indonesia tersebut mensyaratkan bahwa setiap warga negara harus melakukan kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan untuk menyukseskan pembangunan nasional. Adanya kerja sama dalam berbagai bidang kehidupan sangat menunjang keberhasilan pembangunan nasional.

Percobaan

Percobaan

Perkuliahan cvontoh

Daerah Tempat Tinggalku
Rifiani Shoffaariyah

Daerah Tempat Tinggalku

KOMPETENSI INTI
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Kepemimpinan SD Kelas 6
Aldhea Rizky Noer Zahra

Kepemimpinan SD Kelas 6

Mata Pelajaran ini menjelaskan bagaimana kita menjadi seorang pemimpin dimasa depan, dan bagaimana cara menjadi pemimpin dikelas, dimasyarakat, dilingkungan kerja, dll.

kelas 6 sd tema 1 subtema 6
Edi Widianto

kelas 6 sd tema 1 subtema 6

peduli lingkungan adalah perwujudan dari sikap manusia terhadap lingkungan berupa tindakan dalam kehidupan sehari-hari yang merupakan upaya untuk mencegah rusaknya lingkungan alam di sekitarnya, serta berusaha untuk memperbaiki segala kerusakan alam yang sudah terjadi, jangan sampai lingkungan di biarkan

Kelas 6 Tema 5 Subtema 3
Hestiyana Amelinda

Kelas 6 Tema 5 Subtema 3

Kompetensi Inti
1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang
dianutnya.
2.Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan
tetangganya, serta cinta tanah air.
3.Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya,
dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk
ciptaan Tuhan dan kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya
di rumah, di sekolah, dan tempat bermain.
4.Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas,
sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan
yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan
perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

Kelas 6 Tema 5 Subtema 2
Alya Fuji Aulani

Kelas 6 Tema 5 Subtema 2

KOMPETENSI INTI
1 . Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Kelas 6 Tema 5 Subtema 1
Aulia Nurazqiya

Kelas 6 Tema 5 Subtema 1

TEMATIK TEMA 5

SUBTEMA 1 PEMBELAJARAN 1


Posisi dan Peran Indonesia di Bidang Ekonomi dalam Lingkup ASEAN
Melakukan promosi-promosi dalam bidang pariwisata dan perdagangan, Menyediakan cadangan pangan,.Menyelenggarakan proyek industri, Membuat kawasan perdagangan bebas (ASEAN Free Trade Area (AFTA))

Kelas 6 Tema 3 tema 4
Muhamad Malik Nuril Falah

Kelas 6 Tema 3 tema 4

Peserta didik mampu menjelaskan mengidentifikasi ciri- ciri kosakata baku pada teks yang dibaca dengan tepat. Setelah membaca, siswa mampu menulis informasi penting dari teks ekplanasi yang dibaca dalam bentuk tulisan dan visual dengan kalimat efektif dan kosakata baku dengan tepat. Dengan diskusi dan pemecahan masalah, siswa mampu mengidentifikasi pentingnya cinta produk Indonesia dengan mandiri. Dengan diskusi dan pemecahan masalah, siswa mampu mengampanyekan ajakan cinta produk Indonesia dengan kepedulian yang tinggi.

Kelas 6 Tema 4 Subtema 1
Natasya Kamila

Kelas 6 Tema 4 Subtema 1

GLOBALISASI
Globalisasi Di Sekitarku

Globalisasi dimulai di abad 20, seiring dengan perkembangan teknologi  terutama teknologi di bidang komunikasi. Dengan ditemukannya televisi,  komputer, telepon, dan perangkat komunikasi lainnya, menjadikan  informasi menjadi sangat cepat diakses oleh semua orang di semua  penjuru dunia hanya dalam hitungan detik.
Karena itu globalisasi juga dikatakan sebagai masa yang mampu  menembus ruang dan waktu.

Kelas 6 Tema 3 Subtema 3
Friska Patrisia

Kelas 6 Tema 3 Subtema 3

KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia

Kelas-Kelas-205060197
Jamilah Nurhayadi

Kelas-Kelas-205060197

Ilmu alam atau ilmu pengetahuan alam adalah istilah yang digunakan yang merujuk pada rumpun ilmu di mana objeknya adalah benda-benda alam dengan hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dan di mana pun. Orang yang menekuni bidang ilmu pengetahuan alam disebut sebagai Saintis

Kelas 6 Tema 1 Subtema 3
Ismi Istiqomah

Kelas 6 Tema 1 Subtema 3

Muatan  PPKn Kelas 6 Tema 1 Subtema 3
Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari.
4.1 Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari

Muatan IPA Kelas 6 Tema 1 Subtema 3
Kompetensi Dasar
3.1 Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan.
4.1 Menyajikan karya tentang perkembangangbiakan tumbuhan

Muatan IPS Kelas 6 Tema 1 Subtema 3
Kompetensi Dasar
3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN.
4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politik di wilayah ASEAN.

Kelas 6 Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup
Fitri Pujawati

Kelas 6 Tema 1 Selamatkan Makhluk Hidup

Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Ketuhanan Yang Maha Esa”
sebagai berikut.
1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi, penghormatan kepada agama atau kepercayaan lain
3. Kerukunan antarumat beragama
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Kemanusian yang adil dan
beradab” sebagai berikut.
1. Persamaan derajat
2. Menghargai hak asasi manusia
3. Solidaritas setia kawan antarsesama manusia
4. Perdamaian

Kelas 5 Tematik 6 Subtema 3
Melinda Herlistiandar

Kelas 5 Tematik 6 Subtema 3

      Kalor merupakan bentuk energi yang umum dirasakan sebagai "panas". Kalor dapat merubah fisik suatu benda dengan membuatnya meleleh, mencair, membeku, menyublim, dan mengembun. Contohnya adalah es krim yang awalnya padat berubah menjadi cair karena terkena kalor dari Matahari.
      Kemudian besi padat yang meleleh menjadi cair karena diberi kalor dengan suhu 6000 derajat celcius.
      Manfaat utama kalor dalam kehidupan sehari-hari adalah untuk meningkatkan suhu suatu benda. Dengan memanaskan benda, kita bisa melakukan banyak hal, diantaranya membunuh kuman, membentuk adonan dan lain-lain

Kelas 5 Tema 6 Subtema 1
Sarah Anida Putri

Kelas 5 Tema 6 Subtema 1

    Pada semester 2 terdapat 4 tema. Tiap tema terdiri atas 3 subtema yang
diuraikan ke dalam 6 pembelajaran. Satu pembelajaran dialokasikan untuk
1 hari. Kegiatan pada setiap pembelajaran diarahkan untuk mengasah
daya nalar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
    Di sekolah, guru dan siswa dapat mengembangkan dan/atau menambah
kegiatan sesuai kondisi dan kemampuan sekolah, guru, dan siswa, yang
dimaksudkan untuk memberikan pemahaman lebih terhadap pengetahuan
yang dipelajari, keterampilan yang dilatih, dan sikap yang dikembangkan.
Di rumah, orang tua bersama siswa dapat mengembangkan dan/atau
menambah kegiatan sesuai kondisi dan kemampuan orang tua dan siswa.

Kelas 5 Tema 5 Subtema 2
Fitriandini Widhiahamidah

Kelas 5 Tema 5 Subtema 2

Hari ini kita akan belajar:
• Menuliskan informasi penting yang terdapat dalam bacaan.
• Menjelaskan rantai makanan yang ada pada suatu ekosistem.

Kelas 5 SD Tema 4 Subtema 1
Ridzky Adhitriansyah

Kelas 5 SD Tema 4 Subtema 1

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular atau yang biasa disebut sistem sirkulasi adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat dan nutrisi ke dan dari sel. Sistem ini juga membantu stabilisasi suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis).
Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. sistem peredaran darah, yang merupakan juga bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh.

Tema 3 Makanan Sehat Subtema 3 Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat
Fadilah Triavani

Tema 3 Makanan Sehat Subtema 3 Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat

Tema 3 Makanan Sehat
Subtema 3 Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat
      Makanan sehat adalah makanan yang seharusnya mengandung beragam nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh memerlukan berbagai macam nutrisi agar dapat tetap sehat dan pertumbuhan dapat berjalan dengan optimal. Syarat makanan yang sehat (4 sehat 5 sempurna), yaitu bersih, memiliki gizi yang baik dan seimbang. Keseimbangan makanan sehat adalah makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.
      Makanan merupakan hal penting yang harus masuk ke dalam tubuh manusia. Maka dari itu kita harus mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang agar tubuh kita sehat segar dan bugar serta memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas. Pentingnya Menjaga Asupan Makanan Sehat, mengonsumsi makanan sehat jelas penting untuk menjaga kesehatan dan menjauhkan penyakit dari tubuh. Dan ada pepatah "sehat itu mahal, mahal itu butuh uang, uang itu tidak gampang dicari". Maka, kita harus bisa menjaga asupan yang sehat bagi tubuh untuk kesehatan tubuh kita sendiri.

Kelas 5 Tema 3 Subtema 1
Sharen Regina Putri

Kelas 5 Tema 3 Subtema 1

Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah membutuhkan makanan. Makanan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dan menambah energi untuk beraktivitas. Tanpa makanan makhluk hidup tidak dapat melakukan apa-apa.

Tanpa makanan makhluk hidup akan mati. Di dalam tubuh makhluk hidup
makanan diproses. Seperti apakah makanan itu diproses di dalam tubuh? Mari kita simak dengan baik paparan yang akan disampaikan.

Kelas 5 Tema 2 Subtema 3
Mutiara Annisa

Kelas 5 Tema 2 Subtema 3

Di pembelajaran Tema 2 Subtema 3 ini kita akan mempelajari " Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia "

Kelas 5 Tema 2 Subtema 1
Rena Istiqomah

Kelas 5 Tema 2 Subtema 1

Pembahasan Kelas 5 Tema 2 Subtema 1 ini membahas tentang udara bersih bagi kesehatan. salah satu subtema yang dibahas pada pada tema ini yaitu cara tubuh mengelola udara bersih. di dalam subtema ini terdapat 6 pembelajaran tetapi yang saya sampaikan disini hanya 2 pembelajaran yang mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA, dan SBdP (Seni Budaya dan Prakarya). pembahasan dalam tema ini memiliki keterkaitan satu sama lain dan diorientasikan untuk dapat diimplikasikan dalam kehidupan sehari-hari

Tematik Kelas V Tema 1 Subtema 3
Litasari Nurulita

Tematik Kelas V Tema 1 Subtema 3

buku tematik kelas V Tema 1 (Organ Gerak Hewan dan Manusia ) Subtema 3 tentang lingkungan dan manfaatnya. 
ruang lingkup materi Pembelajaran 1 dan 2 yaitu meliputi :
- bahasa indonesia yaitu menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis serta menyajiikan hasil identifikasi pokok pikiran dalam bentuk teks tulis dan lisan secara lisan, tulis dan visual
- IPA yaitu menjelaskan alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara keseharab alat gerak manusia.

Kelas 4 Tema 7 Subtema 1
Nisa Arrova Dewi

Kelas 4 Tema 7 Subtema 1

Pembelajaran Kelas 4
Tema 7 Subtema 1

Kelas 4 Tema 6 Subtema 1
Annisa Chintia

Kelas 4 Tema 6 Subtema 1

Mata pelajaran ini agar menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangga dengan memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. Kemudian menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Salah satu bentuk karya sastra yang banyak disukai adalah puisi. Soalnya, puisi disajikan dalam bahasa yang indah dan bersifat imajinatif.

KELAS 4 TEMA 5 SUB TEMA 3
Diyan Mayasari

KELAS 4 TEMA 5 SUB TEMA 3

Indonesia mempunyai pahlawan pahlawan nasional yang berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Siapa sajakah mereka? Apa yang telah mereka perjuangkan? Sikap kepahlawanan seperti apa yang mereka miliki? Banyak pahlawan dari berbagai wilayah di Indonesia yang berjuang demi kemerdekaan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekarang kamu akan mengenal beberapa pahlawan nasional. Bagaimana perjuangan mereka? Sikap apa yang mereka miliki? Bagaimana strategi mereka dalam berjuang? Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.

Tema 4, Subtema 1
Yolanda Dwie Verawina

Tema 4, Subtema 1

Pekerjaan dalam arti luas adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh manusia. Dalam arti sempit, istilah pekerjaan digunakan untuk suatu tugas atau kerja yang menghasilkan uang bagi seseorang. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah ini sering dianggap sinonim dengan profesi

Kelas 4 Tema 1 SubTema 2
Naufal Aufa

Kelas 4 Tema 1 SubTema 2

Materi Tematik Kelas 4
Tema 1: Indahnya Kebersamaan
Subtema 2: Kebersamaan dalam Keberagaman
Dirancang untuk pembelajaran selama masa pandemi covid-19

Kelas 3 tema 7 subtema 1
Sekar Nurulaini Rahmawati

Kelas 3 tema 7 subtema 1

pada pembelajaran kelas 3 tema 7 subema 1 ini membahas mengenai bermacam macam materi seperti pjok, B.Indonesia, matematika. materi kali ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan siswa.

" PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 3 SD TEMA 5 SUBTEMA 1 (Keadaan Cuaca)"
Irfa Indraswari

" PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS 3 SD TEMA 5 SUBTEMA 1 (Keadaan Cuaca)"

Assalamualaikum Anak-anakku, selamat Pagi, gimana kabarnya semua??, Alhamdulillah semuanya dalam keadaan sehat, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Swt, Aamiin.

Sebelumnya perkenalkan nama Ibu Irfa Indraswari dengan NPM 205060138.

Terima kasih banyak atas perhatiannya anak-anak.

Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya.

Semangat Belajar.

Kelas 3 Tema 4 Subtema 2
Ramadhina Adinda Noviyant

Kelas 3 Tema 4 Subtema 2

Pada pembelajaran kelas 3 tema 4 subtema 2 ini memuat materi mengenai Hak dan Kewajiban di Sekolah beserta muatan pelajaran lainnya. Pembelajaran ini bertujuan agar siswa mengetahui mengenai Hak dan Kewajiban nya di Sekolah diimbangi dengan muatan pelajaran lainnya.

Kelas 3 tema 3 subtema 2
Annisaa Firdaus

Kelas 3 tema 3 subtema 2

Ana dan keluarganya berlibur ke kolam renang. Ada banyak benda di sekitar kolam renang. Ada benda yang terbentuk di alam, contohnya air, tanah, dan batu. Ada juga benda buatan manusia, contohnya pelampung, kacamata renang, dan meja.
Apakah kalian mengetahui perbedaan benda-benda tersebut? Berdasarkan wujudnya, benda dapat dikelompokkan menjadi tiga. Bisakah kalian menyebutkan ketiga wujud itu?

Tema 3 - Subtema 1 -205060129
Auliyah Indah Ningtias

Tema 3 - Subtema 1 -205060129

Pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pemahaman siswa sebagai ilmu dasar SD dan mampu mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari Kegiatan pembelajaran ini untuk mengembangkan kompetensi (sikap, pengetahuan, dan keterampilan) siswa melalui aktivitas yang bervariasi

Ruang lingkup pembelajaran ini meliputi: Konsep dasar, tujuan pembelajaran, karakteristik pembelajaran, jenis - jenis pembelajaran

Kelas 3 Laudzia 195060148
Laudzia Nurillah

Kelas 3 Laudzia 195060148

Tujuan pembelajaran siswa kelas 3 SD

1. Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
3  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. membaca dan menanya) dan menanya
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkanperilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

Kelas-Kelas-205060127
Salwa Regina Anggraini

Kelas-Kelas-205060127

Pada buku kelas 3 Tema 1 yang berjudulkan "Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup" bertujuan untuk mengajak siswa untuk mengenali dan mempelajari mengenai pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup di sekitar seperti hewan, tumbuhan, dan manusia.

Kelas-Kelas-205060125
Kirana Fahrisa

Kelas-Kelas-205060125

kelas 3 tema 1 subtema 2 tentang pertumbuhan dan perkembangan manusia. mata pelajaran ini bertujuan untuk  meningkatkan wawasan peserta didik tentang pertumbuhan dan perkembangan manusia
                pertumbuhan adalah proses bertambahnya  tinggi, maupun berat tubuh pada mahluk hidup.sedangkan perkembangan adalah seseuatu yang tidak bisa langsung dilihat oleh mata atau tidak terlihat. ada bebrapa faktor yang mempengaruhi dalam perumbuhan dan perkembangan pada manusia

Kelas-Kelas-205060120
Nova Septiany

Kelas-Kelas-205060120

Mata pelajaran ini dilaksanakan di kela 2 dengan tema 6 subtema 2. Tujuannya yaitu agar siswa dapat mengembangan pengetahun, dan kemampuan dalam melaksanakan pembelajara, Materi yang bersangkutan yaitu mengenai Merawat Hewan di Sekitarku. Hal ini juga diharapkan agar siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

kelas 2 Tema 6 Subtema 1
Frawita Rismatio Sinaga

kelas 2 Tema 6 Subtema 1

Selamat Datang anak-anak

Kelas 2 Tema 5 Subtema 1
Salma Nur Anaya

Kelas 2 Tema 5 Subtema 1

Di dalamnya dirumuskan secara terpadu kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Selain itu, dirumuskan juga proses pembelajaran dan penilaian yang diperlukan untuk memastikan ketercapaian kompetensi yang diinginkan. Proses pembelajaran yang dirancang berbasis pada aktivitas dengan melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Di dalamnya dirancang urutan pembelajaran yang dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan siswa.

Kelas-Kelas-205060113
Novalia Nur Asysyfa

Kelas-Kelas-205060113

Pada tema 4 kelas 2 dengan subtema 3 terdiri dari beberapa 6 pembelajaran. Pada masing-masing pertemuan akan menjelaskan 2 pembelajaran. Didalam satu pertemuan akan terdiri dari diskusi, materi, quiz, dan evaluasi.

 Kelas2- Tema 3-205060108
Wahyuni Mufidah

Kelas2- Tema 3-205060108

1. Siswa mampu mengurutkan harga barang dengan mengamati video dengan tepat
2. Dengan mengamati gambar “Mengucap Salam” yang disajikan, siswa mampu menemukan kosakata berkaitan dengan kehidupan budaya di sekolah dengan cermat
3. Dengan mengamati video, siswa dapat membedakan ucapan salam berdasarkan agama di sekolah

kelas 2 tema 3 subtema 2
Hijrianti Fauziah

kelas 2 tema 3 subtema 2

TUGASKU SEHARI-HARI DI SEKOLAH
    Tugas utama anak sekolah adalah belajar. Belajar selain bisa dilakukan di rumah, juga bisa dilakukan di sekolah. Anak-anak belajar di sekolah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Berbekal ilmu pengetahuan, anak-anak akan meraih masa depannya. Karena pendidikan sangat penting untuk masa depan anak-anak
      Hari ini adalah hari Senin. Edo dan teman-temannya tiba di sekolah lebih awal. Mereka SUKA ria mEMASUKi sekolah. Sekolah mereka terletak di lINGKUNGan yang bersih dan nyaman. Di sebelah kanan dan kiri sekolah terdapat sawah. Sekolah Edo beralamat di Jalan NUSantara nomor 10. Setiap hari senin, di sekolah diadakan UPacara bendera. Edo dan teman-temannya mengIKUTI UPacara dengan tertib. Upacara berlangSUng dengan tenang. Pembina Upacara menyampaikan pengarahan. Pengarahan berisi tentang pesan-pesan mengenal lingkUNGAn sekolah. Jika kita mengenal lingkUNGAn sekolah, kita akan dapat menjaganya. SEMUA siswa bertUgas menjaga dan merawat sekolah.

Bermain Di Lingkungan Sekolah
Fikriyyah Farras Septiani

Bermain Di Lingkungan Sekolah

Materi yang dibahas pada pembelajaran "Bermain di Lingkungan Sekolah" yaitu menyebutkan manfaat tata tertib dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, menemukan kosakata yang berkaitan dengan keragaman benda berdasarkan wujudnya, menulis dan melaporkan hasil pengamatan sederhana tentang keragaman benda di lingkungan sekitar, dan menyatakan pembagian sebagai pengurangan berulang.

(Kelas 2) Tema 2 - Subtema 1
Mila Anggraeni

(Kelas 2) Tema 2 - Subtema 1

Mata pelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan peserta didik untuk menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama yang dianutnya. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, tetangga, dan negara. Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitik pada tingkat dasar dengan cara mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah, dan tempat bermain. Menunjukkan keterampilan berfikir dan bertindak kreatif, produktif, krisis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif. Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak sesuai dengan tahap perkembangannya.

Ruang lingkup terdiri dari beberapa pelajaran dan dibagi menjadi 6 pembelajaran, yaitu sebagai berikut :
Subtema  1 
- PPKn
1.2 Menunjukkan sikap patuh aturan agama yang dianut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.
2.2 Melaksanakan aturan yang berlaku di rumah dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
3.2 Mengindentifikasi aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
4.2 Menceritakan kegiatan sesuai aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
-Matematika
3.4 Menjelaskan perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan cacah dengan hasil kali sampai dengan 100 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan perkalian dan pembagian.
4.4 Menyelesaikan masalah perkalian dan pembagian yang melibatkan bilangan cacah dengan hasil kali sampai dengan 100 dalam kehidupan sehari-hari serta mengaitkan perkalian dan pembagian.
- PJOK
3.2 Memahami variasi gerak dasar nonlokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
4.2 Mempraktikkan variasi gerak nonlokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha, dan keterhubungan dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan atau tradisional.
-SBdP
3.2 Mengenal pola irama sederhana melalui lagu anak-anak.
4.2 Menampilkan pola irama sederhana melalui lagu anak-anak.
-Bahasa Indonesia
3.2 Menguraikan kosakata dan konsep tentang keragaman benda berdasarkan bentuk dan wujudnya dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah melalui teks tulis, lisan, visual, dan/atau eksplorasi lingkungan.
4.2 Melaporlan penggunaan kosakata bahasa Indonesia yang tepat atau bahasa daerah hasil pengamatan tentang keragaman benda berdasarkan bentuk dan wujudnya dalam bentuk teks tulis, lisan, dan visual.

Kelas 2 Tema 1 Subtema 1
Fadila Salma Syarani

Kelas 2 Tema 1 Subtema 1

Hidup rukun merupakan sebuah pola hidup seseorang atau kelompok masyarakat yang harus selalu dijaga. Teman-teman harus bisa saling menghormati dan menyayangi antar sesama manusia. HIdup rukun bisa dilakukan dimana saja, termasuk di dalam rumah.
Hidup Rukun tercantum dalam pengelaman Pancasila, khususnya dalam sila ke 1 yaitu 'Ketuhanan Yang Maha Esa'
Dengan hidup rukun, kehidupan kita akan tenteram, damai, dan sejahtera.

Kelas 1 Tema 7 Subtema 1
Ninin Kurike R

Kelas 1 Tema 7 Subtema 1

Ada banyak benda disekiatku.
Ada manusia, hewan, dan tumbuhan.
Ada juga rumah, sepeda, mobil, dan bendalainnya.
Ada benda ciptaan Tuhan.
Ada juga benda buatan manusia.
Ada benda hidup.
Ada benda tak hidup.
Kita memanfaatkannya setiap hari.
Kita wajib bersyukur kepada Tuhan atas ciptaan-Nya.
Kita juga berterimakasih kepada sesame, kita karya-karya yang dibuatnya.
Gunakan dan pelihara benda-benda tersebut.
Dengan benda-benda tersebut hidup kita lebih mudah.

Tematik Siswa Kelas 1-Tema 4-Sub tema 2-205060090
Salsya Cahyana

Tematik Siswa Kelas 1-Tema 4-Sub tema 2-205060090

Kelas ini membahas Tematik Kelas 1 SD pada Tema 4-Sub Tema 2. Setelah mengikuti kelas ini peserta didik mampu menjelaskan  dan menggunakan ungkapan tolong dan terima kasih dengan santun, menuliskan hal-hal yang berhubungan dengan orang tua di rumah berupa aturan makan dengan tepat, mengidentifikasi  dan memeragakan gerak anggota tubuh menirukan gerak ayam dalam suatu tarian dengan tepat dan percaya diri. Peserta didik juga mampu menjelaskan kegiatan yang biasa dilakukan keluarga dengan benar, mampu menjelaskan dan mempraktikkan prosedur gerakan berlari satu arah dengan percaya diri.

Kelas 1 Tema 3 KEGIATANKU Sub Tema 3 KEGIATAN SORE HARI
Restu Nabilah

Kelas 1 Tema 3 KEGIATANKU Sub Tema 3 KEGIATAN SORE HARI

Kompetensi Inti Kelas 1
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli,
dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan
tetangga.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar,
melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah dan di sekolah.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis,
dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan
anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak
beriman dan berakhlak mulia

Kelas 1 Tema 2 Kegemaranku Sub Tema 3 Menggambar
Andi Supriatna

Kelas 1 Tema 2 Kegemaranku Sub Tema 3 Menggambar

KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1 :Menerima dan menjalankan ajaran Agama yang dianutnya
KI 2 :Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan guru
KI 3 :Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati mendengar, melihat, membaca dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah
KI 4 :Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia